jump to navigation

28 February 2013

Posted by belajarmembacakalamullah in Tak Berkategori.
trackback

Ritual Pesugihan dan Ingin Kaya Mendadak (1)
Posted: 17 Feb 2013 03:00 AM PST
Sugih berarti kaya dan pesugihan identik dengan mencari kekayaan. Yang diinginkan adalah kaya mendadak (instan). Contoh dari pesugihan adalah yang telah dijelaskan pada tulisan sebelumnya mengenai ritual pesugihan di Gunung Kemukus Sragen. Rata-rata yang dilakukan dalam ritual pesugihan (ritual ngipri) adalah ritual yang tidak benar, bisa jadi amalan yang mengada-ada yang diamalkan atau dirutinkan, ada pula yang melakukan ritual syirik, juga ada yang dengan maksiat. Karena yang namanya setan sangat cinta sekali dengan pelaku syirik, bid’ah dan maksiat. Sehingga mudahlah datang kekayaan.
Beberapa Ritual Pesugihan
1- Pesugihan lewat monyet atau kera (kethek) seperti terjadi di Ngujang, Tulungagung.
2- Pesugihan lewat semedi di goa dan makam seperti di Gunung Selok, Cilacap.
3- Pesugihan lewat ritual seks seperti di Gunung Kemukus, Sragen. Bahkan ada pesugihan model jenis ini yang aneh karena melakukan ritual seks alam ghaib. Awalnya akan terjadi “persetubuhan” antara laki-laki dan perempuan yang bersedia mengandung benih. “Persetubuhan” ini setengah ghaib sifatnya, tidak harus benar-benar menyetubuhi atau disetubuhi oleh seseorang lain secara fisik.
4- Pesugihan lewat ngalap berkah pada pohon seperti di Gunung Kawi, Malang.
5- Pesugihan lewat tumbal dan sesajen seperti di Gunung Srandil, Cilacap.
6- Pesugihan di pantai dengan tumbal ‘nyawa’ seperti di Parang Tritis lewat Nyai Blorong dan Kanjeng Ratu Kidul.
7- Pesugihan lewat pengabulan do’a dari siluman kura-kura, seperti di Desa Jimbung, Klaten
8- Pesugihan lewat kubur para wali sebagaimana yang terjadi di kubur para sunan di Jawa.

Penyimpangan dalam Ritual Pesugihan
1- Syirik dalam ibadah (uluhiyah) bahkan dalam rububiyah (karena yakin yang mengabulkan do’a adalah selain Allah)
2- Ngalap berkah yang tidak syar’i bisa jadi syirik, bisa jadi amalan yang mengada-ngada
3- Semedi atau i’tikaf di petilasan atau kubur tanpa ada petunjuk syar’i
4- Meraih kekayaan dan hajat dunia lewat ritual maksiat seperti lewat ritual seks dengan bukan pasangan yang sah
5- Tawassul (mengambil perantara dalam tersampainya hajat) dengan cara yang tidak benar
6- Harus memenuhi syarat pesugihan dengan menyajikan tumbal dan sesajen
7- Menyandarkan sesuatu pada yang bukan sebab atau mencarinya lewat jimat (tamimah)
8- Beramal akhirat hanya untuk mencari keuntungan dunia semata
9- Melakukan safar terlarang ke gunung, petilasan dan kubur wali
10- Mencontoh pelaku maksiat
11- Melakukan ritual mengada-ada yang tidak pernah dituntunkan
Penjelasan penyimpangan di atas, akan diulas satu per satu mulai dari serial ketiga, insya Allah. Allahumma yassir wa a’in (Ya Allah, mudahkanlah dan tolonglah).
Wallahu waliyyut taufiq.

Riyadh-KSA, 7 Rabi’ul Akhir 1434 H
http://www.rumaysho.com

Comments»

1. belajarmembacakalamullah - 28 February 2013

astanshihukum ayyuhal ikhwah


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: